The Dream (Part 1)

28 Sep

suho,yuri,yulho,exoyul

Title : The Dream
Author : Christina Minhee


Main Cast :
– Kwon Yuri
– Kim jeong myeon/ Suho
Other Cast :
– Kim Myungsoo
– Bae Suzy
Genre : Romance, yg lainnya cari sendiri ^-^
Length :2 Shoot
Rating : T
Author Note : semua cast milik orang tua mereka masing2, aku Cuma minjem nama doang.
Bagi yg gak suka castnya, jangan di bash ya. Mendingan gak usah baca aja. 
Ceritanya terinspirasi dr film yg pernah ku tonton.Lupa judulnya apa filmnya uda lama banget.
Jangan lupa tinggalkan jejak
Happy reading!!! 
~~~~~~

Suho Pov
Aku duduk di sebuah café. Menunggu yeojachinguku sambil meminum secangkir kopi panas.
“aku tak terlambat kan??” yuri datang lalu duduk di depanku sambil tersenyum
“aniya. Aku yg datang terlalu cepat” jawabku datar.
Dia mengerucutkan bibirnya lalu mengangguk
“kau ada acara besok??” tanyanya
“aku harus mengerjakan tugas ku yg banyak sekali”
“mau ku bantu??”
“aniyo. Tak perlu. Lebih baik kau mengerjakan tugas mu sendiri”
Dia mengangguk, lalu tersenyum. Aku menatapnya datar. Aku mulai bosan.
“o’ia.. sebentar lagi hari ke 1500 sejak kita pertama kali bertemu. Bagaimana kita merayakannya??” Tanya yuri semangat, dia meneguk teh yg sudah ku pesan sejak aku datang tadi.
“mwo?” tanyaku. Bagaimana bisa dia mengingat itu. Hari ke 1500?? Aku bahkan sudah melupakan kapan kami bertemu.
“hari ke 100 kita makan malam dan kau memberikan karangan bunga padaku, hari ke 500 kau sudah memberikan cincin cantik untuk ku, dan hari ke 1000 kita sudah merayakannya dengan jalan-jalan 1 harian penuh ke tempat yg menyenangkan.”
Aku memikirkan kata2 nya. Bagaimana pun aku sudah bosan. Terkadang ku rasa dia mulai menggangguku.
“entahlah” ucapku tak tertarik. Membuatnya , menyipitkan mata sedikit sambil memandangku.
“arrasseo. Kau bisa memikirkannya nanti” dia tersenyum lagi
~~~~~~~~
Author Pov
Yuri masuk ke apertemen Suho, dia memang mengetahui password apertemen Suho, dulu Suho yg memberitahukan pada padanya.
Apertemen Suho berantakan. Baju kotor tergeletak di mana2, buku2 di lemari berantakan, dan lantai yg di penuhi debu.
yuri menggelengkan kepala nya, lalu mulai bekerja membersihkan apertemen.
Setelah kira-kira 2 jam, yuri selesai membersihkan apertemen Suho. Bahkan dia sudah memberikan baju2 Suho ke tempat laundry yg ada di dekat gedung apertemen.
Yuri berjalan ke dapur dan menuangkan air dingin ke dalam gelasnya, dia meneguknya sampai habis lalu berjalan dan duduk di sofa sambil menyenderkan kepalanya. keringat membasahi keningnya.
Dia membuka tas kecil yg tadi dia bawa dan mengambil setoples vitamin dan beberapa kertas kecil dengan gambar2 lucu (bentuknya mirip kartu ucapan selamat ultah yg bisa di lipet).
Yuri menuliskan sesuatu di kertas itu lalu menyembunyikannya di berbagai tempat. Setelah selesai dia keluar dan kembali ke rumahnya.
Yuri. Dia sangat menyayangi Suho namjachingunya. Walaupun semakin lama Suho berubah, tapi yuri tak menyadarinya. Dia selalu berpikir positif tentang Suho.

~~~~~~
Suho dan myungsoo duduk di anak tangga di kampusnya sambil meminum kopi.
“kau bohong lagi?” tanya myungsoo, lalu menyeruput kopinya
“hmm.. lebih baik aku disini bersamamu dari pada bersamannya” jawab Suho
“bukannya lebih enak bersamanya ya?? Kau belajar berenang, dan memanjat darinya. Bukankah itu menyenangkan?? Tidak banyak yeoja yg mau berolahraga seperti itu. Kebanyakan yeoja sekarang ini lebih memilih shopping. apa kau sudah tak mencintainya lagi?” myungsoo menatap Suho.
“aniyo. Bukan begitu. Aku hanya… lelah. Menurutku dia cerewet. mungkin. Aku mulai tak betah dengannya” Suho menggoyang-goyangkan gelas kopi di tangannya
“kau yakin, kalian sudah bersama kurang lebih 4 tahun, dan kau ingin mengakhirinya??” myungsoo memastikan
Suho tak menjawab, dia hanya memandang lurus ke depan dengan tatapan kosong. Entah apa yg dia pikirkan.
“aku pulang dulu” tiba2 Suho berdiri dan berlari ke parkiran lalu dia masuk ke dalam mobilnya.
Setelah tiba, Suho masuk ke dalam apertemennya.
“semuanya sudah bersih. Hmm, pasti baju2 kotorku sudah dia berikan ke tempat laundry” gumam Suho.
Dia duduk di sofa lalu menghidupkan TV. Baru beberapa kali mengganti chanel, Suho teringat jika dia harus membaca sebuah buku yg di suruh oleh dosennya untuk mengerjakan tugas.
Dia langsung mematikan TV dan berjalan ke rak2 buku yg ada di samping meja belajarnya, dan mengambil sebuah buku tebal dari sana.
Suho duduk di meja belajarnya lalu membuka buku.
“kacamataku” ucapnya lalu menutup buku lagi, dan mencari kaca matanya.
Dia membuka lemari meja belajarnya, tapi tak ada, dia berjalan ke dekat tempat tidurnya dan mencari di lemari kecil yg ada di sana.
“pasti yuri yg melakukan ini” Suho menggelengkan kepalanya. dia mengambil sebuah kertas dari dalam lemari kecil itu, dan membacanya.
“Mencari kacamata?? Coba kita lihat di belakang kopi”
“aisshh jinjja… dia masih saja melakukan kebiasaan seperti ini” ucap Suho kesal, dia berjalan ke dapur dan menurunkan toples kopi, di belakang toples kopi tadi ada kertas lagi, Suho membukanya
“periksa lemari es” Suho berjalan menuju lemari es dan membukanya, dia melihat kertas lagi yg di taruh di antara buah2 yg ada di kulkas, Suho mengambilnya.
“coba kita lihat rak sepatu. Di dalam sepatu kets warna putih”
“aku benar2 harus mengganti password apertemen ku” gumam Suho
dia berjalan ke tempat rak sepatu. mulai kesal. Hanya untuk mencari kaca mata saja bisa selama ini. dia mengambil sepatu kets dan membaliknya, sebuah kertas jatuh di lantai, Suho mengambilnya lalu meremas kertas itu dengan tangannya, lalu membuangnya kasar ke lantai.
Dia berjalan ke lemari kecil yg ada di samping tempat tidurnya tadi dan mengambil kotak Softlens yg dia taruh di sana.
Dia memakai softlens itu lalu duduk lagi di meja belajarnya dan membuka bukunya lagi. Suho melirik kertas di lantai yg tadi dia jatuhkan. Merasa penasaran juga. Suho berdiri lagi dari duduknya lalu mengambil kertas yg tadi sudah dia remas itu dan membacanya.
“Di belakang kamus inggris”
Suho berjalan menuju rak bukunya dan mencari kamus inggris. Dia mengeluarkannya dari rak dan menemukan kotak kacamatanya di situ dan sebuah toples bulat yg berisi penuh dengan vitamin, juga ada sebuah kertas lagi di atas toples itu.
Suho mengambil kertas dan membukanya
“akhir2 ini kau sangat sibuk. Makan vitamin ini supaya kau tetap sehat. Saranghae”
Suho menghela napasnya, dia sudah tak napsu lagi membaca buku. dia membaringkan tubuhnya di kasur.
Drrt…drrtt…
Suho mengambil ponselnya, ada panggilan masuk dari appanya
“yeobseyo appa”
“Suho-ah..apa kau mau pindah kuliah ke amerika?? Adikmu di sana sendirian, jadi kalau kau mau, appa akan memindahkanmu ke sana supaya kau bisa menemani adikmu”
“mwo??”
“tapi kalau kau tak mau , tak apa. Appa hanya bertanya. Adikmu juga tak terlalu mengharapkanmu untuk pindah ke sana”
“ani appa. Aku mau. Aku akan pindah ke amerika” ucap Suho semangat
“benarkah?? Appa kira kau tak akan mau. arrasseo, appa akan mengurus semuanya untuk mu”
“nde appa” Suho mematikan sambungan teleponnya lalu tersenyum . Akhirnya , ada cara untuk menjauh dari yuri
~~~~~~~
Suho duduk di kursi taman yg ada di dekat kampusnya. Tiba2 ada tangan halus yg menutup kedua matanya dari belakang.
“geumanhae” ucap Suho datar. Membuat yuri mengerucutkan bibirnya lalu duduk di samping Suho.
“jadi , kau sudah punya rencana kita akan melakukan apa untuk merayakan hari ke-1500 kita??” yuri tersenyum, dia menyenderkan kepalanya di bahu Suho
Itu lagi. Kenapa selalu itu yg dia tanyakan, pikir Suho.
“hmm,, yuri-ah..”
“wae??” yuri menatap Suho
“sebenarnya.. aku tak bisa bersama mu pada hari yg ke 1500”
“wae?” terdapat sorot kecewa di mata yuri
“aku. Aku akan pindah ke amerika”
“Amerika??” yuri duduk tegak, menatap Suho dengan tatapan bingung
“nde. Aku akan melanjutkan kuliah ku di sana dengan adikku”
“untuk berapa lama??”
“sampai aku lulus” jawab Suho, dia menatap lurus ke depan
“sepertinya menyenangkan. Aku akan ikut pindah juga bersamamu dan kita bisa bersama” ujar yuri semangat lalu menepukkan tangannya seperti anak kecil
“aniya. Kau tak boleh ikut. Aku ingin belajar keras di sana. Aku tak ingin di ganggu. Aku ingin lulus dengan nilai yg sangat baik”
Mendengar itu , yuri langsung lemas, dia menghembuskan napas nya berat. Apa dia sangat mengganggu untuk Suho.
“apa aku mengganggu mu??” yuri menundukkan kepalanya, dia cukup sedih mendengar kata2 Suho barusan.
“aniyo.. hanya saja, aku ingin focus pada kuliahku dan tak ingin memikirkan yg lain lagi. Mungkin aku akan lulus 2 tahun lagi”
“kau bercanda kan??” yuri menatap Suho tak percaya. 2 tahun, bukan waktu yg sebentar. Berpisah dengan Suho selama 2tahun, apa dia bisa??
“aniyo. Aku serius.”
“kenapa kau ingin pergi?” yuri bertanya dengan mata berkaca-kaca.
“appa dan adikku, memaksa ku untuk pindah ke Amerika, supaya adikku tak sendirian di sana. Aku tak bisa membantah” Suho berbohong, dia tak berani menatap mata yuri yg terlihat sangat sedih.
Yuri bersender pada kursi, dia mengigit bibir bawahnya.
“aku tak bisa memintamu untuk menunggu ku, jika kau ingin berpaling. Aku tak akan menahanmu”
“aniyo. Aku akan menunggu mu. Hanya 2 tahun. Dan kita akan bertemu lagi. Lagi pula kita masih bisa berhubungan lewat telepon” yuri menyenderkan kepalanya lagi ke bahu Suho. Tanpa tau kalau Suho sangat tidak suka dengan keputusan yuri. Suho berharap yuri akan meninggalkannya.
“aku harus menemui myungsoo dulu” ucap Suho. Yuri menegakkan tubuhnya, Suho berdiri lalu berlari ke kampus. Dia sama sekali tak mengucapkan sampai jumpa, bahkan tak menatap mata yuri.
Suho berjalan menghampiri myungsoo yg sedang duduk di kantin
“eottokhae?” Tanya myungsoo. Dia memang sudah tau dengan rencana Suho, berhubung dia sahabat Suho jadi apa pun yg Suho alami, pasti di ceritakan pada myungsoo.
“dia bilang dia akan menunggu ku” Suho berkata lemas lalu duduk di depan myungsoo
“whooaa… dia benar2 yeoja yg hebat” ucap myungsoo takjub sambil memakan rotinya
“mungkin aku harus mengatakan 5 tahun supaya dia meninggalkan ku” Suho mengacak2 rambutnya frustasi
Sementara di rumah yuri, dia sedang menggendong anjing mungil berwarna coklat tebal, kesayangannya.
“hmm, dia akan pergi ke Amerika” ucap yuri pelan tapi masih bisa di dengar adiknya Suzy.
“nugu?? Suho??”
Yuri menganggukkan kepalanya pelan.
“mungkin nanti ketika dia pindah, aku akan menelponnya setiap hari. Hmm apa yg akan ku beli untuk hadiah perpisahan ya??” ucap yuri sambil mengelus-elus kepala anjingnya
“ya!!geumanhae. lebih baik kau mencari namja lain saja” ujar Suzy hampir berteriak. membuat yuri sedikit terlonjak di buatnya
“mwo??”
“tidakkah kau sadar kalau dia ingin memisahkan diri dari mu??”
“aniyo. Dia ingin sekolah appa nya yg memaksanya. Kalau tidak juga dia tak akan pergi. Tak mungkin kan dia membantah appanya.” Bela yuri
“yuri-ah, kau terlalu polos atau bodoh?? Dia ingin meninggalkan mu. Mungkin dia sudah bosan denganmu” bentak Suzy.
Yuri menggelengkan kepalanya.lalu menghembuskan napas berat.
“dari pada kau marah2 padaku. Lebih baik aku pergi membeli sesuatu untuk Suho.” Yuri berdiri dia letakkan anjingnya di tangan Suzy lalu keluar.
Dia mengambil motornya lalu pergi ke sebuah mall.
“bagusnya beli apa ya??” yuri tersenyum sambil memikirkan apa yg akan dia beli. Dia berjalan ke toko baju. Tapi tak ada yg menarik perhatiannya . hingga sebuah jam tangan berwarna hitam yg bagus menyita perhatiannya.
“whoa,, ini bagus. Pasti cocok dengan Suho ” yuri mengangguk lalu membeli jam tangan itu dan memasukkannya ke dalam tas selempang nya.
Dia tersenyum puas lalu kembali ke rumah.
“Suzy-ya.. eottokkhae?? Baguskan?” Tanya yuri semangat. Dia menunjukkan jam tangan yg baru saja dia beli ke Suzy.
Suzy menggelengkan kepalanya prihatin
“yuri-ah, kau membelikan ini untuknya. Apa dia juga melakukan hal yg sama??”
“tidak perlu membeli apa2 untukku. aku senang dengan apa yg kulakukan” yuri tersenyum, lalu menutup kotak jam tangan itu. Suzy memutar matanya lalu masuk ke kamarnya.
Yuri mengangkat bahunya lalu mengeluarkan ponselnya dari saku jaketnya, dan menelpon Suho
“yeobseyo.” Suara Suho terdengar di ujung sana
“yeobseyo oppa. Kapan kau akan pergi ke amerika??”
“hm, mungkin 3 hari lagi. Wae?”
“aniya. Besok kita bertemu di sun café ya. Jam 8 malam. Aku menunggu mu.”
“hmm”
Yuri ingin berbicara lagi ketika Suho menutup teleponnya tanpa permisi dulu pada yuri.
Yuri menarik napasnya. Suho berubah.
~~~~~
Yuri melihat jam tangannya, jam 7.30.
“hmm.. mungkin aku harus pergi lebih dulu” ucapnya
“Suzy-ya!! Aku pergi dulu menemui Suho!!” teriak yuri. Tak ada jawaban dari Suzy jadi yuri langsung keluar dan pergi menggunakan motornya.
Yuri menyetir motornya perlahan sambil tersenyum. Dia sangat senang akan bertemu Suho.
Yuri memarkirkan motornya di depan café lalu masuk dan memesan Americano sambil menunggu Suho. Dia megeluarkan kotak jam dari tas selempangnya, lalu memandanginya sambil tersenyum.
Drrtt…drrt…Drrtt…drrtt…
“Suho-ah! Ponselmu tak berhenti bergetar dari tadi. Apa kau tak mau mengangkatnya?” Tanya myungsoo tanpa mengalihkan matanya dari game yg sedang dia mainkan bersama Suho
“tak perlu. Pasti itu yuri, dan dia mau berbicara tentang hari ke 1500 itu lagi” jawab Suho tak perduli dengan ponselnya.
“bukankah kau ada janji dengannya??” Tanya myungsoo lagi.
Suho mengerutkan keningnya berpikir.
“hm. Jam 8. Dan sekarang sudah jam 10. dia pasti sudah pergi dari café. Untuk apa aku datang kalau hanya mendengarnya mengoceh tentang hari ke 1500 itu. Aisshh.. aku bahkan sudah lupa kapan itu”
Drrtt…drrt…drrt…drrtt..
Suho menoleh ke ponselnya yg tergeletak di atas meja.
“pasti hari ini adalah hari yg ke 1500 itu. Aku pura2 lupa saja” Suho berdiri menuju ponselnya, dia mengeluarkan baterai ponselnya lalu meletakkannya kembali ke meja.
Myungsoo menggelengkan kepalanya lalu berdiri.
“aku mau pulang ke rumah ku . “ ucap myungsoo. Dia mengambil jaket dan tasnya yg tergeletak di atas sofa lalu pergi.
Suho mematikan TV nya dan berjalan ke tempat tidur dia berbaring lalu tertidur lelap.
Suho terbangun, terganggu dengan suara berisik dari pintu apertemennya yg diketuk2 oleh seseorang.
“nuguseyo??!!” Teriak Suho dengan mata tertutup. Tak ada jawaban
“nuguseyo??!!” teriak Suho lagi. Tapi tetap tak ada jawaban.
“aishh jinjja.. menganggu sekali” Suho membuka matanya perlahan membiasakan matanya dengan cahaya matahari yg masuk dari jendela.
Dia berjalan ke pintu dan membukanya.
“morning..” sapa yuri dengan senyum cerianya, lalu masuk ke dalam apertemen Suho, dia meletakkan serangkai bunga ke dalam vas bunga Suho
“kenapa kemarin kau tak datang??” Tanya yuri sambil merapikan bunga di vas bunga
“aku sibuk mengurus kepindahan ku. dan aku juga lupa menelponmu” bohong Suho. Dia berjalan ke jendela dan melihat motor yuri terparkir di sana.
“kau naik motor?”
“nde” yuri menepuk-nepuk tangannya . selesai dengan rangkaian bunga yg dia bawa.
“hmm… aku membelikan ini untukmu” yuri berjalan ke sofa dan mengeluarkan kotak jam tangan dari tas nya.
Suho berjalan dari jendela menuju sofa lalu duduk di depan yuri. Dia mengambil kotak itu lalu membukanya
“jam tangan?”
“nde.” yuri tersenyum
“kemarin. Apa kau menunggu lama??” Tanya Suho. Dia sedikit merasa bersalah
“tidak lama.”
“mianhae. Aku tak bisa melakukan apa pun pada hari ke 1500” Suho memainkan jari2 nya
“itu bukan kemarin. Kau tak tau kan itu persisnya kapan?” yuri tersenyum lagi dengan lembut
“aniyo. Setauku itu kemarin” Suho menggaruk-garuk kepalanya
“aigoo… biar aku ingatkan pada mu. Itu pada tangal 19” yuri menarik tangan Suho , membawanya ke depan tanggalan. Dia mengambil spidol yg ada di meja belajar lalu membuat lingkaran di angka 19.
“aku mau mandi dulu. Aku akan bertemu appa ku hari ini mengurus beberapa hal” ucap Suho. Tak ingin lebih lama bersama yuri.
“bagaimana jam nya apa kau suka?” Tanya yuri
“hm keren” jawab Suho datar.
“tak bisakah kau tinggal bersamaku lebih lama?” Tanya yuri sedih.
Suho tak menjawab, dia masuk ke kamar mandi.
Beberapa menit kemudian Suho keluar sudah dengan pakaian lengkap.
“tunggu sebentar. Aku akan memakaikan jam ini di tanganmu” ucap yuri
“tak bisa aku harus cepat2 pergi. Nanti kan bisa” Suho memakai jaketnya lalu berjalan ke pintu
“kau tak pergi?” Tanya Suho dari depan pintu
“nanti” jawab yuri dia selalu tersenyum.
“sampai jumpa” teriak Suho lalu menutup pintu. Yuri menatap kepergian Suho dengan tatapan sedih.

Suho berjalan ke tempat laundry. Ingin mengambil bajunya yg waktu itu di bawa ke laundry oleh yuri.
Dia ingin membuka pintu tempat laundry itu ketika Suzy menelponnya.
“yeobseyo” jawab Suho. Suzy menangis di sebrang sana.
“Suho-ah.. yuri..”
“wae??”
“yuri kecelakaan. Tadi malam” ucap Suzy sambil terisak.
“aishh.. kau ini , dia bersamaku tadi. Ada2 saja.”
“aniyo. Dia di rumah sakit Korean Houspital. Sedang coma” Suzy menangis lebih keras
“Suzy-ya.. baru saja aku bertemu yuri di apertemen ku. mana mungkin dia bisa di rumah sakit” Suho mematikan teleponnya lalu berlari ke apertemennya. Dia membuka pintu dan berteriak memanggil yuri. Tapi tak ada jawaban sama sekali.
“yuri-ah..!!! yuri-ah..!! kau dimana?” teriak Suho, dia mencari ke kamar, dan kamar mandi. Tapi sama sekali tak ada orang di sana.
Dia melihat tanggalan, ada sebuah lingkaran di tanggal 19. Itu yg tadi yuri lingkarkan. Yuri yg menggambaarnya.
Suho panic, dia berlari ke bawah lalu menyalakan mobilnya, dia ngebut menuju rumah sakit yg Suzy katakan tadi
Suho memarkir mobilnya asal lalu masuk ke dalam rumah sakit. Dia bertanya di mana kamar yuri lalu berlari ke sana.
Dia membuka pintu dengan kasar . dan terdiam melihat Suzy sedang terisak di sana.
Suho berjalan pelan mendekati yuri. Wajah yuri sangat mengerikan. Penuh dengan luka dan memar.
Dia teringat, tadi yuri baru saja ke apertemenya dengan senyum ceria seperti biasa.

18 Responses to “The Dream (Part 1)”

  1. yul September 28, 2013 at 8:32 am #

    Akhirnyaaa ada juga ff suho oppa sama yuleon huhuhu😉
    Bagusssss bangett…, tapi nyesek bacanya, suho oppa udah bosen sama yuri? Huhuhu😥
    Keep writing thor….
    Huhuhuhu😥

    • christinaminhee September 28, 2013 at 10:32 pm #

      Ia, soalnya kmren ada yg mnta ff yuri suho.🙂
      Jdi dceita ini si Suho kan uda kelamaan gt pcran ama yuri jdi mulai bosen deh..
      Tpi yuri gk prnh bosen sma suho.

  2. nabila September 28, 2013 at 9:50 am #

    kasian banget yuleon,, idih banget liat suhoppa kyk gtu,, mendingan luluppa lebih sayang ama yuleon,, fighting yuleon,,
    keep writing eon

    • christinaminhee September 28, 2013 at 10:35 pm #

      Ia. Yuleon emg ksian…
      Suho uda mulai bosen ama dia.
      Mkasih uda nyemangatiiinnn…

  3. ayana006 October 2, 2013 at 11:59 am #

    Anyeong.. new reader Yana imnida.🙂
    baru pertama baca ff yang pairingnya Yulnie sama Suho.. tapi suka.
    Yulnie kecelakaan? kok bisa? Suho nya pasti nyesel udah perlakuin Yulnie kayak gitu. #soktau
    ditunggu next part nya..

  4. ayana006 October 2, 2013 at 12:01 pm #

    Anyeong.. new reader Yana
    imnida.🙂
    baru pertama baca ff yang
    pairingnya Yulnie sama Suho..
    tapi suka.
    Yulnie kecelakaan? kok bisa?
    Suho nya pasti nyesel udah
    perlakuin Yulnie kayak gitu.
    #soktau
    ditunggu next part nya

    • christinaminhee October 15, 2013 at 12:41 am #

      Suho nggak nyesel kok. dia mlah brsyukur krna sjak saat itu dy smakin syang sma yuleon.
      uda ada part 2/end nya kok.
      baca yaaaaa…🙂

  5. YulHunHan shipper October 2, 2013 at 12:50 pm #

    Kasian banget yuleon, suho oppa jahat banget sihh.. Hiks…hiks..😥
    Ditunggu next part nya thor, klau bisa jangan lama” thor hehe..😀

    • christinaminhee October 2, 2013 at 10:40 pm #

      Suho gak jahat koookkkk…
      Dy cma bosen doang ama yuleon
      Gk bs ng post cpet. Gak ada plsa modem soalnya..
      Ni aja pake hp *curhat

  6. gogo October 7, 2013 at 7:26 am #

    bagus…
    ditunggu lanjutannya

  7. Rizkia aulia tifanny October 25, 2013 at 8:37 am #

    (y)(y)(y)(y)(y)(y)(y)

  8. zahrahra32 November 3, 2013 at 5:41 am #

    Ninggalin jejak..

    Oh, kasihan Yuri Unnie. Suho kok gitu banget? Ayo lanjutin! FF’a bgus.

  9. Tetta Andira December 1, 2013 at 1:10 am #

    Yaa ampuuunn !! Baru baca , mian ..
    aduuuhh ,, ini menyedihkan !
    Dr pas awal baca , ngeliat sikap Suho ke Yul-eonn ..
    benarbenar mengenaskan ! !
    Pdhl Yul-eonn sngat , sngat baik & menyayangi’x ..
    bt , dy mlah mau menjauh & ninggalin Yul-eonn😦
    Apalagi pas bagian akhir ,,
    aku smpe nangis , thor .. Beneran kasian Yul-eonn ..
    Suho , apa yg akan kau lakukan stlh ini ?!
    Ttap ke Amerika krna ingin menjauh dr yeoja cerewet yg sdh mmbuatmu bosan ?? Hikzz ..
    Aku lanjut ke part akhir ne ..

    • christina xoxo May 10, 2014 at 9:47 am #

      aku jufa hdu sdih.. /lap ingus/
      makasi sudah meninggalkan jejakmuu sayaangggg.. itu sangat berharga.. sbg pnyemangatt.. wkwk

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: