Love Light part 2

30 Nov

myungsoo,yuri,myungyul,kwonyuri

2 tahun kemudian.

myungsoo menatap kaca sekali lagi, memastikan bahwa penampilan nya sudah sempurna. Saat ini infinite sedang mempromosikan lagu terbaru mereka Man In Love, kebetulan comeback mereka bersamaan dengan comeback Girls generation I got a boy.

Berhubung sudah  hampir 3 tahun  myungsoo tidak pernah melihat yuri secara langsung. Hari ini dia memiliki kesempatan itu .dia bertekat untuk tampil sebaik mungkin lalu menemui yuri di backstage.

“hyung, ayo naik ke atas panggung, setelah Girls generation kita yg tampil” sungjong menarik myungsoo menuju member infinite yg lain lalu bersama berjalan menuju panggung. Di tengah jalan mereka berpapasan dengan ke Sembilan personil Girls generation yg baru saja selesai perfom. Myungsoo memperhatikan yuri yg tersenyum dan menunduk kepadanya dan member infinite lain.

“annyeong haseyo..” sapa member girls generation ramah, yg dibalas dengan ramah juga oleh member infinite. Sementara myungsoo masih tetap dengan image cool yg dimilikinya. Dia tidak tersenyum dan hanya memasang tampang datar, tapi begitu dia melihat yuri yg tersenyum lebar ke arahnya membuat dia sedikit mengangkat ujung bibirnya. Menciptakan sebuah senyuman kecil di sana. Lalu dia memalingkan muka dan berjalan menuju panggung diikuti member infinite lain.

.

.

.

Yuri tersenyum senang mukanya berseri-seri karena bisa bertemu lagi secara langsung dengan seorang kim myungsoo.Yuri duduk sendiri di sebuah kursi dengan sebotol air mineral di tangannya.Dia mengelap keringatnya dengan punggung tangan kanannya.

Tiba-tiba seseorang duduk di sebelahnya lalu memberikan sebuah sapu tangan putih polos dengan huruf M kecil terukir di ujungnya.

“hai penggemar..” ucap seorang pria yang memberikan sapu tangan itu. Yuri mengerutkan kening lalu melihat pada pemilik suara.Seketika dia tersenyum senang lalu mengambil sapu tangan itu.

“aku sudah lama menunggu saat ini” ucap yuri sambil mengelap keringat dengan sapu tangan yg tadi di berikan myungsoo

“benarkah? Aku tidak percaya”

Yuri berhenti mengelap keningnya yg sudah kering dari karingat(?) dia menoleh pada myungsoo

“kau harus percaya. Aku penggemar beratmu.Ingat.”

“bahkan sekarang kau lebih terkenal dari pada aku. Kau masih mau jadi penggemar ku?”

“ya.. aku akan teetap menjadi penggemarmu..” yuri tersenyum lalu mengulurkan tangannya ingin mengembalikan sapu tangan milik myungsoo. Tapi myungsoo menggeleng

“cuci dulu. Baru kembalikan.Kau berniat mengembalikan sapu tanganku yg sudah kotor oleh keringatmu??” myungsoo mengangkat sebelah alisnya.Yuri tertawa, lalu tangannya bergerak mengantongi sapu tangan itu.

“ngomong-ngomong kau hebat..”

“aku?? Benarkah??Kenapa?”

“kau bisa debut di agensi terbesar di korea. Itu sangat hebat”

“hahah.. terimakasih, itu berkatmu..” myungsoo mengerutkan kening, bingung dengan pernyataan yuri.

“maksudmu?”

“ia, jadi waktu itu..”

“yuri unni, ayo siap-siap.. kau ada jadwal sebentar lagi untuk pemotretan dengan ku..” teriak yoona sekitar 10 meter dari mereka.

Yuri ingin melanjutkan kalimatnya pada myungsoo, tapi yoona benar dia memang ada jadwal pemotretan sebentar lagi.Jadi mau tidak mau dia harus pergi.

“ah, mianhae.. sepertinya aku harus pergi. Lain kali saja aku melanjutkannya. Sampai jumpa” yuri berdiri

“tunggu. Beri aku nomor ponsel mu” myungsoo ikut berdiri, dia menyerahkan ponselnya pada yuri. Yuri melirik ponsel itu sebentar, lalu mengambilnya.Dia mengetikkan nomor ponselnya lalu mengembalikannya pada myungsoo.

“sampai jumpa” yuri mengangguk pada myungsoo yg di balas dengan anggukan juga.

*****

Yuri melirik ponselnya, sekarang sudah 1 minggu sejak dia bertemu myungsoo waktu itu. Dia selalu berharap myungsoo akan menelpon nya tapi sepertinya harapannya sia-sia.

Yuri menarik napas berat. “kau kenapa??” Tanya sunny lalu duduk di samping yuri.

“kau sering sekali melirik ponselmu.. kau menunggu telepon dari siapa?? “ sunny kepo. Yuri menggelengkan kepalanya

“aniyo… aku tidak menunggu telpon dari siapa-siapa..”

“sudahlah mengaku saja…ahh jangan-jangan kau sedang menunggu telpon dari myungsoo ya??”

Yuri membelalakkan matanya, bagaimana unni nya yg satu ini bisa tau.

“aku? Tidak”

“eiii.. kau tak perlu berbohong, aku dengar dari yoona ketika di backstage waktu itu myungsoo meminjamkan ponselnya padamu . dia pasti meminta nomor ponselmu kan?”

“kau ngomong apa sih unni..” yuri berusaha mengelak

“huft.. baiklah kalau kau tak mau mengaku. Tapi ngomong2 tadi ketika kau mandi, ada yg menelpon mu. Begitu ku angkat ternyata dia kim myungsoo.”

“jinjja?? Kenapa kau tidak memanggilku??” Tanya yuri frustasi

Sunny tertawa terbahak-bahak, melihat ekspresi yuri

“ya! Kwon yuri..bagaimana bisa kau percaya dengan omongan ku.. tentu saja aku berbohong.. aku hanya mengetes mu saja, benarkan kau menunggu telepon dari kim myungsoo”Yuri memonyongkan bibirnya lalu menunduk. Dia ketahuan.

Drrt..drrt…drrtt…drrtt…

Ada panggilan masuk, dari nomor tak di kenal.Yuri mengerutkan keningnya lalu mengangkat telpon.

“yeobseyo..”

“yeobseyo, yuri-ah..”

Yuri tertawa senang tanpa suara begitu mendengar suara di ujung sana. Dia bisa mengetahui dengan jelas kalau itu adalah suaranya myungsoo.

“ada apa?” Tanya yuri masih sasmbil senyum-senyum tidak jelas membuat sunny mengerutkan keningnya bingung

“em, apa kau sibuk? Bisakah kita bertemu?”

“kapan?”

“besok. Di café tempat kita bertemu dulu”

“besok. Aku bisa hanya jam 7 malam..”

“ya sudah, kita bertemu jam 7 malam”

Yuri berteriak senang, sambil melompat-lompat di atas sofa.Sunny yg melihatnya hanya bisa menggelengkan kepala.

Sementara di dormnya,setelah selesai menelpon yuri , dia bersiap-siap untuk pergi ke apertemen Joy untuk menjenguknya yg sedang sakit.

Myungsoo berjalan masuk ke dalam apertemen Joy dengan membawa buah-buahan di tangannya. Lalu dia melihat Joy sedang menonton TV di ruang tamu, selang impus melekat pada tangan kirinya dan dia masih mengenakan baju tidur.

“hai oppa.. aku pikir kau tak akan datang..” sapa Joy lalu berdiri.

Myungsoo tersenyum singkat, dia meletakkan buah-buahan yg dia bawa ke atas meja.

“kau sakit apa?” Tanya myungsoo lalu duduk di sofa, ikut menonton acara tv.

“tidak tau. Yg pasti bukan penyakit yg parah” jelas Joy.

Drrtt..drrtt..

Myungsoo membuka ponselnya ada 1 pesan masuk

“haii..”

Hanya itu saja isi pesan singkat dari yuri. Myungsoo mengerutkan keningnya.‘Haii? Hanya itu?’ pikirnya

“ne, ada apa yuri?” balas myungsoo. Tak sampai 1 menit myungsoo langsung mendapat balasan.

“ah mianhae.. itu tadi bukan aku.. jinjja.. sunny unni tadi yg memegang ponsel ku. mian kalau kau merasa terganggu..”
myungsoo tertawa membaca pesan itu. Dia mulai mengetik lagi, rasanya dia ingin sekali menggoda yuri.

“bilang saja kau yg mengirim nya. Tak usah malu-malu. Kau ingin mengobrol dengan ku kan”

Myungsoo tertawa tanpa suara setelah pesan dari nya terkirim. Dia tidak sadar bahwa sekarang Joy sudah memperhatikannya.

Lalu masuk lagi pesan dari yuri.

“ah aku tidak bohong. Tadi itu sunny yg kirim. Jinjja..”

“tenang saja aku hanya menggodamu..”

“yak!!! Kenapa kau menggodaku eoh?? Aku kira tadi kau benar2 mengira bahwa aku yg mengirim pesan itu”
myungsoo tertawa pelan begitu membaca pesan yg baru masuk dari yuri. Dia ingin membalasnya ketika Joy tiba-tiba duduk di sampingnnya. Myungsoo menoleh.

“sepertinya kau senang sekali oppa..” ucap Joy

“ia..hahhahaa..” myungsoo tertawa lagi.Joy memperhatikan wajahnya dari dekat.Ini pertama kalinya setelah sekian lama dia melihat myungsoo tertawa.

“siapa yg membuatmu bisa tertawa seperti ini lagi? Aku iri dengannya..”

Myungsoo mendadak terdiam, dia melirik Joy lalu matanya focus pada TV.

“dulu waktu kita masih di London. Waktu kita semua masih bersama, aku_”

“ jangan bicarakan saat-saat itu lagi” sela myungsoo.

“kumohon lupakan.. kau jangan membuat aku teringat semakin jauh lagi.. tolong..” myungsoo berdiri, dia berjalan ke dapur lalu mengambil segelas air dan duduk di sana. Joy yg di tinggal sendiri hanya bisa diam. Dia melihat pada ponsel myungsoo yg terletak di sofa di sampingnya.Dia mengambilnya.Password.Dia harus mengetikkan password. Kalau tidak , dia tidak akan bisa membuka ponsel myungsoo.

Joy berpikir keras.Ulang tahunnya?Tidak mungkin.ulang tahun myungsoo juga tidak mungkin, itu terlalu mudah.

Tiba-tiba Joy tersenyum, seolah ada lampu yg menyala di atas kepalanya dengan cepat dia mengetikkan sesuatu. Dan berhasil hanya dalam satu kali percobaan.Joy tersenyum lalu membuka pesan dari ponsel myungsoo.Dia sangat penasaran dengan siapa tadi myungsoo mengobrol sehingga bisa tertawa sebegitu senang.

“apa ini?” gumam Joy sambil mengerutkan kening. Lalu dia membuka folder-folder myungsoo yg lain, dan dia menemukan satu folder yg dipassword oleh myungsoo. Joy mengetikkan password tadi dan terbuka, dia membuka folder itu dan menemukan beberapa foto kenangan ketika di London ada di sana. Tapi tunggu , kenapa ada foto seorang gadis dan myungsoo dalam 1 foto? Joy memandangi foto itu, itu adalah foto ketika myungsoo dan yuri bertemu di café pertama kali.

“ya!! Apa yg kau lakukan!” myungsoo tiba2 merampas ponselnya, lalu menatap Joy tajam.

Krytsal gugup.Dia hanya bisa diam.

“kau.. jangan pernah lagi sembarangan mengotak-atik ponselku arrasseo..!kau tau kau semakin membuatku tak nyaman Joy” myungsoo menghembuskan napas berat lalu berjalan keluar dari apertemen Joy.

 

*****

yuri menunggu di ruangan CEO yang besar. Mr.sooman belum datang dan dia di suruh menunggu disini sambil meminum sekotak susu yang tadi dia bawa dari dorm.

“yuri kau di panggil oleh Lee sooman” ucap menejer yuri ketika yuri dkk sedang berada di ruang latihan. “aku? kenapa?” tanya yuri. Menejer yuri hanya mengangkat bahunya tanda bahwa dia juga tidak tahu.

Yuri berjalan pelan menuju ruangan lee sooman. “permisi apa kau memanggil ku?’ tanya yuri dengan sopan pada lee sooman, CEO dari management nya. Sooman mengangguk lalu menyuruh yuri duduk.

“begini yuri.. aku ingin mendebutkan mu “

“aku kan sudah debut” ucap yuri bingung. Sooman tertawa lalu menggeleng.

“bukan itu maksudku. Aku akan mendebutkan mu bersama dengan seseorang. Kalian akan debut bersama. Berduet.” Jelas sooman.

“aku? kenapa aku?” tanya yuri bingung. Dia rasa seharusnya jika ingin debut lagi sebagai grup duet , bukan dia orang yang tepat karena dia tidak memiliki suara yang bagus sekali seperti milik taeyeon.

“karena menurut ku , kau adalah orang yang tepat”

“tapi suaraku tidak sebagus itu” yuri menunduk. Bukannya dia tidak ingin, tapi dia tidak punya cukup kepercayaan diri.

“aku tidak memerlukan suara yang sangat bagus seperti taeyeon, yuri.. aku hanya merasa kau sangat cocok. Kau sangat jago dalam urusan dance dan suara mu juga tidak sejelek itu. besok jam 2 siang kau datang lagi ke sini. Dan aku akan memberitahukan siapa yang akan menjadi partner duetmu”

“yuri-ssi..” sapa sooman yang langsung menghancurkan lamunan yuri tentang kemarin ketika dia di panggil ke ruangan ini juga. Yuri langsung menunduk hormat pada mr.sooman kemudian mereka berdua duduk, sooman duduk di belakang meja besarnya yang rapi dan yuri duduk menghadao sooman.

“seperti kataku kemarin. Sekarang aku akan memberitahumu siapa partner duet mu. Mendengar itu, yuri sibuk membayangkan orang2 yang mungkin saja akan menjadi partnernya.

“jadi.. kau tau kan, kalau agency Sm.entertaiment ini bekerjasama dengan agency Woolim entertaiment beberapa bulan yang lalu. Yuri mengangguk bagaimana mungkin dia bisa tidak tau. Itu adalah berita yang sangat besar bahkan mungkin semua orang korea sudah tau kalau saat ini sm.ent bekerja sama dengan woolim ent.

“nah, teman duet mu adalah salah satu dari boygrup woolim.ent”. yuri berfikir keras. Pikirannya hanya di penuhi oleh infinite kali ini, dan kemungkinan2 dengan siapa dia akan berduet, dan berhubung woohyun dan sunggyu yang memiliki karakter suara paling khas maka dia kira partner nya adalah woohyun atau sunggyu.

Sooman mengelap kacamatanya dengan sapu tangan “seharusnya partner duetmu sudah tiba saat ini. Tapi kenapa dia belum datang” ucap sooman lalu memakai kembali kacamatanya. Lalu dia membuka ponselnya yang mendapat saatu pesan masuk.

“nah, dia sudah tiba” ucap sooman. Yuri menoleh kebelakang dan menganga kaget karena yang sedang berjalan ke arahnya itu adalah seorang kim myungsoo. Bayangkan kim myungsoo.. namja yang sangat dia idolakan.

“maafkan aku terlambat mr.sooman” myungsoo menunduk hormat lalu duduk di kursi di sebelah yuri, sedang kan yuri berusaha menutup mulutnya agar air liurnya tidak keluar karena terlalu lama membuka mulut. Myungsoo tersenyum kepada yuri lalu menyapanya singkat.

Sooman menatap myungsoo dan yuri bergantian , lalu tersenyum “kalian pasti akan sangat sempurna nanti” ucap sooman

.

.

.

“bagaimana bisa itu kau..” yuri masih tak habis fikir, dia menatap myungsooo yang sekarang ada di hadapannya sambil meminum sekaleng soda. Mereka berdua sekarang sedang duduk di kantin di dalam gedung SM, setelah tadi selesai berbicara dengan sooman.

“kenapa? Kau kecewa karena itu aku?” tanya myungsoo lalu meletakkan soda di permukaan meja yang datar.

“tidak. Bukan begitu, hanya saja aku fikir yang memiliki karakter suara yg khas di group mu itu sunggyu atau woohyun” yuri mengetuk-ngetukkan jari2nya di atas meja

“yah, aku juga tidak tau. Setauku, kau juga bukan member yang memiliki karakter suara yang khas. Hmm.. seharusnya kau bertanya pada sooman tadi”

“sekarang, apa yang akan kita lakukan?” tanya yuri lagi

“mana aku tau. Kita belum di suruh rekaman kan” myungsoo menjawab acuh tak acuh.

“yasudah kalau begitu aku mau kembali ke dorm karena sebentar lagi aku ada jadwal bersama anggota Girls generation yang lain. Myungsoo mengangguk

“see you” yuri berjalan pergi, meninggalkan myungsoo yang masih memainkan kaleng soda nya. Pikirannya melayang kemana-mana, membayangkan kembali wajah seseorang yang pernah menjadi pemilik hatinya.

“maafkan aku” ucapnya pelan

*****

Aku dan myungsoo sekarang sedang di jeju, tentu saja dengan banyak staff lain yang mengikuti kami. Hari ini rencananya kami akan syuting untuk Music Video kami. Kami akan merilis mini album untuk debut duet kami.Single utama untuk debut kami adalah “Love Light” myungsoo akan bernyanyi sambil bermain gitar, sedangkan aku hanya bernyanyi saja. Love light sendiri adalah lagu dengan gaya acoustic dan lembut . Nada nya juga tidak terlalu tinggi sehingga aku dan myungsoo juga tidak mengalami kesulitan saat perekaman suara.

Sore ini, aku mengenakan dress simple berwarna krem, rambut hitam ku yang lurus, ku gerai dan aku memakai aksesori topi bundar yang sewarna dengan gaun ku. Myungsoo sendiri menggunakan celana jeans dan kemeja putih, dan dia terlihat sangat tampan sekarang, sebenarnya dia memang selalu tampan dimataku.

Kami saat ini akan mengambil scene ketika di pantai. Aku berjalan ke pinggir pantai bermain dengan ombak kecil yang sedikit menyapu kaki ku yang tidak di balut apa pun. Myungsoo sendiri lumayan jauh di belakang ku, dia duduk di atas pasir putih sambil memainkan gitarnya dan memandangi ku. Matahari yang hampir tenggelam membuat pemandangan disini sangat indah.

Tapi Aku direpotkan oleh angin pantai yang membuat topiku ingin terbang, sehingga kami harus mengulang scene yang sama hingga beberapa kali.

 

TBC

jengg jeengg ini part 2 dari love light.. suka gak? suka aja deh yaaa..

hehe.. jangan lupa tinggalkan jejak kalian okee.. ^^

5 Responses to “Love Light part 2”

  1. ziah December 3, 2015 at 3:00 pm #

    sbenernya myungsoo itu suka nggk c eonni ama yuri cz kyknya yuri udh suka ama dia n di part 1 kyknya myungsoo jg udh suka ama yuri tp pz d bagian akhir dia malah inget seseorang yg prrnah d hatinya, joy kah? aaah semoga myungsoo bner2 suka ama yuri .. d tunggu part selanjutnya ua eonni🙂

  2. Widya syc December 8, 2015 at 6:53 am #

    Makin seru critanya🙂 apalagi MyungYul mw duet🙂 d.tnggu nextnya thor ^^

  3. Widya syc December 8, 2015 at 6:54 am #

    Mkin seru critanya🙂 apalagi MyungYul mw duet🙂 d.tnggu nextnya thor😐

  4. Choiindah December 12, 2015 at 11:46 am #

    Kayaknya yuleon udah mulai suka sama myungsoo.sbeneenya myungsoo tuh udh move on gak sih dari joy smoga dia jdian deh sama yuleon .next thor

  5. lindasone April 14, 2016 at 4:32 am #

    unnie mian baru koment sekarang,
    soal nya situs nya baru ketemu…hehe
    next unni hwiting

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: